RSS

Category Archives: Uncategorized

FENOMENA NU DAN MUHAMMADIYAH

Akhir-akhir ini kok saya banyak menerima Short Message Service (SMS) maupun BlackBerry Messenger (BBM) yang berhubungan dengan masalah ketidaksepahaman NU dengan Muhammadiyah tentang penentuan hari pertama Puasa.

Masing-masing Organisasi keagamaan ini kokoh dengan pendiriannya, ada yang mengatakan telah melihat hilal di wilayah Indonesia bagian Barat, Kamis sore. Makanya, awal Ramadan jatuh pada hari Jumat, 20 Juli 2012. Sementara, yang lain mengaku tidak melihat hilal tersebut sehingga mengatakan bahwa seharusnya Ramadhan di mulai pada hari Sabtu, 21 Juli 2012..

Dari sini terlihat bahwa masing-masing merasa yang paling benar. Hal ini sudah berlangsung sejak lama dan tidak ada penyelesaiannya.

Sepertinya perbedaan dalam masalah ini, sudah mulai membikin muak ummat, kita ambil contoh beberapa SMS atau BBM tersebut yang marak akhir-akhir ini :

  1. Alhamdulillah, kesepakatan NU & Muhammadiyah setelah berdebat panjang akhirnya memutuskan secara bersamaan bahwa perayaan Hari Kemerdekaan RI jatuh pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 2012.
  2. Telah banyak kemajuan antar NU & Muhammadiyah, hari ini malah  sepakat bulat bahwa Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 1 Syawal 1433 H.

Masa, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kalah sama Malaysia yang punya suatu lembaga yang memutuskan kapan jatuhnya hari pertama Ramadhan dan barang siapa yang tidak mengikuti akan dihukum….!!!!

Atau MUI hanya berfungsi sebagai tukang stempel “HALAL” saja ?

 
Leave a comment

Posted by on August 16, 2012 in IndonesiaKu, Uncategorized

 

Tags: , , , , , , , ,

JAMILAH TKW YANG TEWAS di ARAB SAUDI

Si Oneng

Si Oneng

Jamilah  binti Emang, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi yang berangkat melalui perusahaan jasa tenaga kerja PT Al Hijaz Indo Jaya,  Jalan Dewi Sartika Cawang pada 12 Februari 2006, ditemukan di Masjidil Haram, dibuang oleh majikannya kemudian menghembuskan nafasnya pada 15 Desember 2011 di Rumah Sakit King Faisal.

Jenazah sampai sekarang masih belum bisa diterbangkan ke Indonesia.

Dalam sebuah artikel di Rakyat Merdeka On-line, menurut Anggota Komisi IX DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah “Oneng” Pitaloka, hal ini merupakan kegagalan Presiden SBY dalam melindungi warga negaranya di luar negeri.

Membaca tanggapan si “Oneng” ini, terus terang sebagai anak bangsa saya merasa malu, masak seorang Anggota DPR kita mempunyai wawasan serendah ini ?.

Ternyata pengetahuan Si “Oneng” belum cukup untuk mencerna bahwa mengurus jenazah di luar negeri tidak tidak semudah mengurus jenazah di negara sendiri.

Si  “Oneng”mungkin perlu diajak berkunjung  atau terjun langsung bagaimana kesulitan pengurusan jenasah di luar negeri sampai bisa diterbangkan ke Tanah Air.

Apalagi  bertepatan dengan akhir tahun, meskipun Arab Saudi adalah Negara Islam mungkin saja para penentu kebijakan di sana sibuk mempersiapkan diri menghadapi detik-detik pergantian tahun. Secara tidak langsung akan mempersulit petugas-petugas kita untuk mempercepat pemulangan janazah.

Anehnya, kenapa Oneng tidak menuntut perusahaan jasa tenaga kerja PT Al Hijaz Indo Jaya sebagai yang bertanggung jawab dan memperoleh keuntungan dengan memberangkatkan para TKI khususnya Jamilah binti Emang ?

Kenapa tidak menuntut Moh. Jumhur Hidayat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) ?

Kenapa tidak menuntut Muhaimin Iskandar sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ?

Oneng……Oneng…..!!!!!

Foto : saya ambil di sini.

 

 
1 Comment

Posted by on January 3, 2012 in Uncategorized

 

Tags: , , , , , , , , , ,

FENOMENA

Suatu fenomena yang terjadi di Indonesia adalah tentang penetapan tanggal Hari Raya Idul Fitri yang biasanya  (hampir setiap tahun) selalu berbeda pendapat.

Yang masih segar dalam ingatan kita adalah pada Hari Raya Idul Fitri di tahun ini (2011), betapa salah satu Organisasi Keagamaan dan beberapa kelompok agama telah shalat IED sebelum ditetapkan atau diputuskan dalam Sidang Itsbat yang dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai unsur keagamaan seperti sidang yang terakhir, yaitu :

  • Menteri Agama dan Kementerian Agama Republik Indonesia
  • Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Utusan-utusan Organisasi Massa (Ormas) Islam (NU, Muhammadiyah , dll)
  • Tokoh-tokoh Islam terkemuka
  • Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan/Ahli Astronomi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)
  • dan Para Duta Besar Negara-negara Islam di Indonesia

Perbedaan ini langsung di “manfaatkan”, dibahas dan diulas oleh para pakar dan dipublikasikan oleh berbagai media massa.

Anehnya untuk penetapan tanggal Hari Raya Idul Adha tidak pernah bermasalah, semuanya sepakat untuk dilaksanakan pada hari yang sama (seperti hari ini Minggu, 6 November 2011). Kita ikuti di Televisi dan  radio, masyarakat bebondong-bondong ke Mesjid-mesjid atau lapangan terbuka untuk memuji kebesaranNya.

Tidak ada pakar yang mengulas dan media massa yang membahas secara besar-besaran.

Yang jadi pertanyaan adalah, apakah perbedaan pendapat penentuan Hari Raya Idul Fitri selama ini disengaja atau dipolitisasi oleh pihak-pihak tertentu yang ujung-ujungnya memberikan kesan bahwa pemerintah tidak sanggup untuk mengatasi masalah keagamaan, agar dengan mudah dapat dipolitisasi bahwa pemerintah sudah tidak kredibel dan tidak dapat dipercaya lagi.

Mungkin perlu penelitian yang lebih mendalam. Siapa yang berada di belakang skenario ini dan siapa sutradaranya ?

Di atas semua itu, yang terpenting adalah agar ummat Islam di Indonesia tidak terkotak-kotak, kompak,  bersatu dan tidak mudah terombang-ambing oleh kekuatan apapun juga.

 
Leave a comment

Posted by on November 6, 2011 in IndonesiaKu, Uncategorized

 

Tags: , , ,

JIWA PATRIOTISME

Sebagai salah satu bentuk rasa patriotisme dan nasionalisme di kalangan masyarakat,  dalam rangka menyambut peringatan yang ke-66  Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kita mendengar berita dari masyarakat di wilayah perbatasan antara RI dengan Malaysia yaitu di Kanduangan Desa Sekaduyan Taka Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur, tentang pembentangan Bendera Merah Putih, berukuran 1,5 meter x 3000 meter dengan berat 1,7 ton.

Peristiwa bersejarah ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 2011.

Berita ini ngintip dari : MimbarOpini.com

 
2 Comments

Posted by on August 28, 2011 in Uncategorized

 

Tags: , , , , ,

MENGHORMATI BENDERA

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009, pada 9 Juli 2009, tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Memiliki 9 Bab dan 74 pasal yang mengatur praktek penetapan dan tata cara penggunaan bendera, bahasa dan lambang negara, serta lagu kebangsaan serta ketentuan – ketentuan pidananya.

Tujuannya untuk :

  1. Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Menjaga kehormatan yang menunjukkan kedaulatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  3. Menciptakan ketertiban, kepastian, dan standarisasi penggunaan bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan.

Dikaitkan dengan UU di atas, baru-baru ini kejadian di SMP Al-Irsyad di Kecamatan Tawangmangu dan SD Islam Sains dan Teknologi (SD-IST) Al-Albani di Kecamatan Matesih, Karanganyar yang tidak bersedia dan menolak melaksanakan upacara bendera yang biasa dilakukan di sekolah-sekolah setiap hari Senin.

Kepala SMP Al-Irsyad Tawangmangu, Sutardi, menyatakan menghormati benda mati, termasuk bendera negara, sama halnya dengan perbuatan syirik. Gerakan hormat, dianggap sama dengan gerakan i’tidal dalam shalat.

Sedangkan Kepala SD IST Al-Albani Matesih, Heru Ichwanudin, menyatakan penghormatan kepada bendera negara merupakan hak masing-masing individu dan bukan kewajiban.

Sebagai warga negara dan bangsa Indonesia, kita menyesalkan kejadian ini. Apalagi beliau berdua adalah seorang pendidik, bahkan kepala sekolah yang seharusnya memberikan contoh yang baik kepada anak didiknya bagaimana membangkitkan rasa cinta tanah air dan bangsa sejak kecil, sebagai bekal kelak agar anak-anak tersebut menjadi generasi yang sanggup membangun negaranya menjadi besar, agar mereka tidak terlindas arus globalisasi.

“Kita wajib menghargai simbol-simbol bangsa, dalam pengertian menghormati, bukan menyembah,” kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Djalal, Selasa (7/6/2011).
Kita sepakat bahwa penghormatan terhadap bendera merah putih atau menyanyikan lagu kebangsaan bukan perbuatan syirik, dan sikap menghormati  berbeda dengan menyembah. Di negara-negara Islampun, bendera juga dihormati oleh warganya.

Saatnya para ulama turun tangan untuk membantu dan berperan menyelesaikan masalah ini. Seperti harapan Kementerian Pendidikan Nasional agar  ulama mampu memberikan penjelasan kepada umat mengenai aturan penghormatan kepada simbol negara, supaya tidak dipahami secara kaku dan sempit.

Kita tidak ingin sekolah atau aset bangsa ini ditutup, seperti yang kita dengar jika mereka tetap pada pendiriannya. Marilah kita duduk bersama membicarakan hal ini dengan kepala dingin, lakukan dialog dan pendekatan dalam rangka  pembinaan kepada masyarakat.

Untuk menghadapi kondisi seperti ini, dari dulu saya berangan-angan sebaiknya negara kita memberlakukan Wajib Militer saja seperti yang sudah dilaksanakan oleh negara tetangga Singapura. Semua anak laki-laki setelah menyelesaikan  Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) harus ikut latihan militer, apabila pada saat negara dalam keadaan darurat atau membutuhkan bantuan mereka siap berada di garis depan.

Pendidikan ini juga baik untuk melatih disiplin bangsa kita yang disadari atau tidak, semakin susah diatur.

Berita terakhir menyebutkan bahwa setelah dilakukan dialog, kedua sekolah akan melaksanakan kegiatan upacara bendera kembali. Syukurlah, mudah-mudahan para Kepala Sekolah tersebut manyadari kekilafannya.

Sumber : detiknews.com & anggara.org
Sumber Foto : newsflash
 
10 Comments

Posted by on June 8, 2011 in Uncategorized

 

Tags: , , , , , , ,

TAHUN KELINCI EMAS

Menurut kepercayaan warga keturunan Tionghoa, tahun ini adalah “TAHUN KELINCI EMAS” yang dapat membawa harapan yang positif khususnya bagi kita bagsa Indonesia.

Diharapkan juga dapat menjadi tahun kemajuan dan kebangkitan bagi dunia bisnis di Indonesia karena dianggap sangat cocok untuk dunia bisnis.

Semoga kedamaian, kerukunan, keharmonisan antara suku dan umat beragama dapat terjaga dengan baik di negeri ini.

“Selamat Tahun Baru Imlek 2562”

 
6 Comments

Posted by on February 3, 2011 in Uncategorized

 

Tags: , , , , ,

DIBAKAR

Massa membakar pemukiman warga Ahmadiyah di Cisalda, Ciampea, Bogor hari Sabtu (2/10), bahkan sebuah Mesjid.

Bagaimana kalau salah satu rumah yang dibakar itu adalah milik saudara kita….??? Kenapa harus begini………??????

Pemukiman Warga Ahmadiyah dibakar (sumber foto : detik.com)

Pemukiman Warga Ahmadiyah dibakar (sumber foto : detik.com)

 
4 Comments

Posted by on October 3, 2010 in Uncategorized

 

Tags: