RSS

BASMI TERORIS

02 Oct

Diakui bahwa  Kepolisian Negara RI terus mendalami langkah investigasi internal tentang tanggapan mereka terhadap informasi dari Badan Intelijen Negara (BIN) sehubungan dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo, Jawa Tengah (25/9), yang diketahui bahwa pelakunya adalah Pino Damayanto alias Ahmad Urip alias Ahmad Yosefa Hayat yang melukai 15 (lima belas) orang.
Sehubungan dengan kejadian di atas, menurut hemat saya, intelijen sudah bekerja dengan baik dan telah memberikan informasi kepada pihak Kepolisian, dan kepolisianpun sebenarnya sudah melakukan tugasnya untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

Terus masalahnya apa, sehingga masih terjadi peristiwa bom bunuh diri di Solo ?

Disadari atau tidak, kelemahan ada pada peraturan perundang-peundangan negara kita yang mengganggap bahwa informasi intelijen belum cukup untuk dapat melakukan penangkapan terhadap pelaku teror tanpa didukung alat bukti, artinya informasi intelijen belum dapat dijadikan sebagai alat bukti untuk melakukan penindakan.

Padahal terorisme adalah “extra ordinary crime” yaitu kejahatan yang luar biasa, dilakukan oleh orang-orang dan organisasi yang luar biasa baik disiplin maupun  loyalitasnya.

Disadari bahwa untuk menghadapi kejahatan terorisme ini, negara harus dilengkapi dengan perangkat-perangkat yang juga harus luar biasa, diantaranya yang sedang diusahakan oleh para tokoh yang peduli terhadap NKRI adalah memperjuangkan terwujudnya UU Intelijen.

Tentu saja kita berharap suatu saat Undang-Undang Intelijen bisa meluruskan dan menutupi kelemahan Undang-undang Hukum sebelumnya, agar informasi intelijen bisa jadi alat bukti, yang akan sangat efektif dalam penanganan masalah teror serta memberikan rasa percaya diri kepada aparat supaya tidak dihantui dengan tuntutan Hak Azazi Manusia (HAM) yang selalu digembar-gemborkan beberapa pihak penentang.

Dipihak lain muncul pertanyaan dibenak kita : ”Apakah sebelum melakukan tindakan biadab tersebut para teroris juga memikirkan HAM orang-orang yang akan menjadi korbannya ?”

 
1 Comment

Posted by on October 2, 2011 in IndonesiaKu

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

One response to “BASMI TERORIS

  1. haji dan umroh

    October 5, 2011 at 7:12 pm

    pusing yah disaat negara-negara lain terus membangun negaranya, kita mah masih terus berkutat sama teroris dan korupsi yang tidak kunjung usai.. nice info bos

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: