RSS

MEMALUKAN

25 Jan

Alangkah malunya kita sebagai bangsa Indonesia, menyaksikan kelakukan sebagian anggota DPR RI yang segala sikap tan tindak tanduknya seharusnya menjadi panutan oleh semua lapisan masyarakat.

Pada Senin, 24 Januari 2011, Anggota Komisi III DPR RI, membuat sebuah kotak sumbangan untuk kenaikan gaji presiden dengan tulisan :

“KOIN UNTUK PRESIDEN”

yang di tempatkan di sekitar lorong gedung DPR, maksudnya  agar bisa dilihat bayak orang.

Sebagai masyarakat dan sebagai pribadi, saya sangat menyayangkan dan  merasa tindakan ini tidak manusiawi , tidak menggambarkan bahwa mereka adalah orang-orang terhormat.

Mereka begitu teganya mempermalukan Pemimpin  yang seharusnya  mereka hormati.  Mereka mungkin tidak tau bahwa tindakan itu bisa merusak citra bangsanya sendiri. Karena tingkahnya itu akan ditonton oleh tidak saja masyarakat Indonesia , bahkan  juga masyarakat dunia.

Mereka munkin bangga dengan apa yang mereka lakukan, biar dianggap  memperjuangkan aspirasi masyarakat….

Mereka yang sebagian besar adalah umat beragama, seakan-akan lupa dengan pesan-pesan moral setiap agama untuk menghargai pemimpinnya.

Sadarlah bangsaku……

Kalau tukang becak di Yogya berbuat seperti itu, kita maklum dengan cara pandang mereka yang masih terbatas.

Harusnya diluruskan bahwa itu tidak baik untuk bangsa kita….

Hal ini mengingatkan kita kepada Mantan Presiden RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang menyampaikan bahwa :

DPR sebagai sekolah taman kanak-kanak”.

 
6 Comments

Posted by on January 25, 2011 in IndonesiaKu

 

Tags: , ,

6 responses to “MEMALUKAN

  1. bundadontworry

    January 25, 2011 at 9:26 am

    haaah……cuma bisa mengelus dada, benar2 kita belum mempunyai seorang pemimpin panutan ya😦
    salam

     
  2. gaya hidup

    January 25, 2011 at 9:28 am

    apa sih yang sebenarnya diinginkan rakyat dan masyarakat indonesia ?
    itulah yg seharusnya mereka2 sebagai wakil rakyat, pikirkan, bukan unjuk gigi utk hal2 yg tdk mendidik atau menghina seseorang, apaalgi seorang kepala negara , masa’ ya mereka tdk tau bagaimana cara menghormatinya?

    negeri kita ini penuh dgn hinaan dr diri sendiri utk diri sendiri juga ….
    menyedihkan….. 😦
    salam

     
    • papuaku

      January 25, 2011 at 3:11 pm

      Benar Bunda Ly, dalam arti kata “kita menghina dan melecehkan diri kita sendiri”.
      Mungkin dalam jangka pendek dapat memberikan keuntungan kepada diri atau partainya secara politis, tapi dalam jangka panjang mereka berarti melakukan pembusukan bangsa ini dari dalam.
      Terima kasih Bun….

       
  3. sawali tuhusetya

    January 25, 2011 at 6:26 pm

    begitulah cara bermain politik para wakil rakyat kita, mas. selalu cari celah utk cari kelemahan “lawan politik”-nya.

     
  4. papuaku

    January 26, 2011 at 6:18 am

    @ pak sawali, kita berharap agar semua komponen bangsa ini tidak saling jegal, karena hal tersebut makin memperburuk keadaan kita….
    Kapan kita berfikir untuk masa depan, karena energi kita habis dengan ribut dantara kita ….
    Terima kasih pak sawali…

     
  5. mood

    January 26, 2011 at 9:37 am

    Jadi bingung, kenapa *rasanya* gag ada pemimpin pemimpin kita yang layak dab patut dijadikan teladan.
    Kayaknya banyak kepentingan golongan yang bermain disana, entah dengan kepentingan untuk rakyat kebanyakan.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: