RSS

KEISTIMEWAAN YOGYAKARTA

17 Dec
Gambar : diambil dari Kaskus

Gambar : diambil dari Kaskus

Polemik tentang Rancangan Undang Undang Keistimewaan (RUUK) Yogyakarta terus bergulir, bahwa Sultan adalah sebagai ”Gubernur Utama” dan Gubernur yang terpilih melalui Pemilukada sebagai Kepala Pemerintahan.

Sebagai Gubernur Utama, posisi Sultan tetap menjadi orang nomor satu di DIY. Soal kewenangan, Sultan tetap dilibatkan dalam penentuan kebijakan di Yogjakarta. Bahwa gubernur terpilih harus meminta persetujuan atas segala keputusan yang menyangkut nasib masyarakat Yogyakarta kepada Sultan selaku Gubernur Utama. DPRD DIY dalam menyusun anggaran harus meminta persetujuan Sultan.

Sultan tetap punya keistimewaan seperti kewenangan tentang tanah, tradisi, keuangan dan hak lainnya yang tetap dilindungi.

Saat ini, sebagai seorang Gubernur beliau harus tunduk kepada Presiden, jika Presiden butuh penjelasan tentang DIY, maka beliau harus datang dan menghadap ke Istana, dan pada contoh lain adalah dalam suatu rapat Gubernur se Indonesia, Sultan harus duduk dan disejajarkan dengan Gubernur yang lain.

Saya yakin, masyarakat Yogyakarta tidak rela dalam posisi beliau saat ini, karena Sultan tidak ditempatkan pada porsinya, akan lebih terhormat dan lebih berwibawa kalau kekuasaan beliau di atas Kepala Pemerintahan (Gubernur).

Namun demikian, tidak tertutup kemungkinan jika memang Sultan masih dibutuhkan untuk menjadi Gubernur.  Sultan maupun masyarakat DIY tidak perlu khawatir, karena pasti akan terpilih dan pasti akan menjadi orang yang nomor satu jika benar-benar dicintai oleh rakyatnya.

Pemilukada juga bisa menjadi tolak ukur sejauh mana dukungan rakyat kepada Sultan.

Tapi ingat, Sultan juga harus siap-siap kalau dilantik oleh Menteri Dalam Negeri menjadi Gubernur.

Masak, Sultan sebagai seorang Raja dilantik oleh Menteri sih…????

Mari kita berikan ruang kepada Sultan untuk ditempatkan pada porsinya, sehingga niat baik Pemerintah tentang Keistimewaan Yogyakarta dimasa datang dapat terlaksana dengan baik, jangan sampai pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi seperti ini, untuk kepentingan pribadi maupun kelompoknya.

Untuk tidak menimbulkan prasangka yang negatif, mari kita perhatikan draft RUUK Yogyakarta yang masih dalam tahap harmonisasi dan belum sampai ketangan Presiden itu :

  • Sultan Hamengkubuwono dan Paku Alam tetap bertahta, walaupun tidak menjadi gubernur dan wakil gubernur (akan tetap jadi orang nomor satu dan kedua di Yogya).
  • Pemerintah Daerah yang terpilih harus meminta persetujuan apapun ke Sultan terkait pemerintahan.
  • DPRD dalam menyusun anggaran harus meminta persetujuan Sultan.
  • Kalau Sultan dan Paku Alam mencalonkan diri sebagai gubernur dan wakil gubernur, maka pencalonan itu bersifat perorangan, tanpa melalui partai politik.
  • Jika Sultan dan Paku Alam mencalonkan diri, maka kerabat Keraton lainnya tidak boleh mencalonkan diri.
  • Jika hanya satu-satunya calon, maka DPRD tidak akan melakukan pemilihan terhadap Sultan dan Paku Alam, akan langsung dikukuhkan menjadi gubernur dan wakil gubernur.
  • Jika tidak terpilih jadi gubernur dan wakil gubernur, posisi Sultan dan Paku Alam adalah gubernur utama dan wakil gubernur utama. Posisi ini berada di atas gubernur/kepala daerah.
  • Apapun kebijakan kepala daerah harus meminta persetujuan pada gubernur utama (Sultan) dan wakil gubernur utama (Paku Alam).

Tapi keputusan akhir RUUK Yogyakarta berada di tangan DPR.

 
2 Comments

Posted by on December 17, 2010 in IndonesiaKu

 

Tags: , , , , , ,

2 responses to “KEISTIMEWAAN YOGYAKARTA

  1. fitr4y

    December 29, 2010 at 4:30 am

    q berharap yang terbaik buat DIY .. 🙂

     
  2. Bujen

    December 29, 2010 at 4:52 pm

    Nyimak bos.. Moga cepet selesay masalahnya😀

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: