RSS

KEKERASAN

17 Sep

Papuaku – Pada Minggu (12/9) sekitar pukul 09.05 WIB, Asia Sihombing, anggota Majelis Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pondok Timur Indah, Bekasi ditusuk seorang tak dikenal di daerah Ciketing Mustika Jaya, Bekasi.

Diperkirakan masalah ini ada hubungannya dengan pro dan kontra pendirian rumah ibadah yang menyangkut Peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor : 9 tahun 2006 dan Nomor : 8 tahun 2006 yang mengatur soal pendirian tempat ibadah, diantaranya :

  • Paling sedikit 90 orang jemaah
  • Paling sedikit disetujui oleh 60 orang dari masyarakat sekitarnya
  • Harus seizin RT, RW, Lurah dan Camat.

Untuk mendirikan rumah ibadah dimanapun atau agama apapun harus memperhatikan lingkungan, apakah ada penolakan dari masyarakat sekitarnya …???

Sebetulnya Pemda Bekasi sudah menawarkan solusi dengan menyediakan tempat ibadah di ex Kantor Organisasi Pemuda Pancasila, yang ditolak Jamaah dan membangun gereja bersama di Perumahan Harapan Baru  dan Perumahan Pratama yang masih dalam negosiasi.

Namun terlepas dari itu, bagi pelaku, siapapun dia dan apapun motivasinya baik perorangan/kelompok, yang jelas hari Minggu tsb masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri, disaat umat muslim saling memaafkan baik dengan sesama maupun dengan umat agama lain, kenapa kita harus saling menyakiti.

Marilah kita selesaikan setiap masalah dengan hati dan pikiran yang dingin,dengan landasan bahwa kita besaudara, jangan sampai keyakinan/kepercayaan dijadikan perbedaan.

Diingatkan juga kepada masyarakat maupun pejabat agar mewaspadai fitnah dan adu domba, dari kelompok yang memanfaatkan situasi ini, jangan mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang bernada menghasut atau provokasi, jangan sampai kasus ini diseret ke konflik agama. Karena konflik tersebut dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar di kedua belah pihak.

Saat ini para tokohpun sudah mulai mengarah ke Presiden, agar segera menyelesaikan masalah ini. Saya pikir bukankah Presiden punya Menteri, kenapa berbagai hal harus Presiden yang menyelesaikan.

Kalaupun ada tuntutan, lakukanlah bertahap. Apa-apa masalah jangan langsung menuntut Presiden harus bertanggung jawab……..!!!!!

Catatan : Ini adalah pendapat pribadi dari seorang yang ingin bangsa ini damai.

 
2 Comments

Posted by on September 17, 2010 in Uncategorized

 

Tags:

2 responses to “KEKERASAN

  1. elmoudy

    September 17, 2010 at 1:36 pm

    seharusnya masyarakat lebih wise.. dalam hidup secara pluralisme… banyak perbedaan..harusnya bisa lebih dewasa dalam mensikapi perbedaan apapun… gak ada ruginya kan kalo sesama umat beragama hidup rukun dan saling menghargai…

     
    • papuaku

      September 17, 2010 at 10:56 pm

      Saya setuju Mas Elmoudy, alangkah nikmatnya kalau semua umat beragama hidup rukun dan damai. Karena sekali lagi menurut saya AGAMA adalah tanggung jawab pribadi masing-masing dan menyangkut keyakinan masing-masing. Tidak usah saling mencampuri………………

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: