RSS

TAWURAN

22 Aug

Fenomena apa yang mersuki bangsa ini sehingga TAWURAN menjadi suatu jalan untuk menyeleaikan persoalan. Dimana kebiasaan nenek moyang kita yang dulunya hidup damai, gotong royong, saling menghargai dan ramah tamah.

Selalu bermusyawarah dan bermufakat untuk menyelesaikan suatu masalah, lebih baik lagi bisa diselesaikan dengan kekeluargaan.

Alangkah mirisnya kita mendengar dan membaca berita pagi ini, Minggu (22/8), bahwa telah terjadi tawuran sejak pukul 7 tadi malam,  warga di Jl Penjernihan, Bendungan Hilir, Jakarta, kemudian diteruskan lagi pukul 02.50 pagi ini,  saling lempar batu (http://www.detiknews.com/read/2010/08/22/033834/1425071/10/jelang-sahur-warga-benhil-tawuran).

Ada lagi tawuran antar warga Buaran Klender, Jakarta Timur, pukul 07.20 pagi, di rel kereta api di antara perkampungan di Buaran Klender, Jakarta Timur (http://www.detiknews.com/read/2010/08/22/080820/1425110/10/tawuran-warga-kembali-terjadi-di-klender).

Yang mengerikan lagi adalah tewasnya kontributor televisi, Ridwan Salamun, ketika meliput bentrokan dan tawuran di Maluku.

Ahh mau jadi apa sih bangsa ini …saling menghabisi, dan saling bunuh……….

 
Leave a comment

Posted by on August 22, 2010 in Uncategorized

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: